Diarsipkan di bawah: Serpihan Mutiara
Saat Ajal Menjemput
Kematian adalah muara kehidupan manusia dan akhir perjalanannya di dunia, tidak ada yang lolos dari lubang jarum kematian, besar dan kecil, tua dan muda, sehat dan sakit, laki-laki dan wanita, semua yang hidup pasti akan meneguk gelas kematian dan memasuki gerbangnya yang berat. Beratnya kematian bisa kita lihat dari sejarah kematian manusia yang terekam kepada kita, bagaimana calon mayit mengalami sakaratul maut yang jika dia bisa berlari darinya niscaya dia akan berlari, tetapi ke mana? baca lanjut
Diarsipkan di bawah: Serpihan Mutiara
Debat Muslim dan Atheis
Atheis : Anda mengimani bahwa Allah itu ada?
Muslim : Ya, tentu. Tidak ada sedikit keraguan pun dalam diriku tentang hal ini.
Atheis : Apakah Anda pernah melihat Allah?
Muslim : Tidak pernah.
Atheis : Apakah Anda pernah mendengar-Nya?
Muslim : Tidak pernah.
Atheis : Apakah Anda pernah mencium baunya atau menyentuhnya?
Muslim : Tidak.
Atheis : Lalu bagaimana Anda dapat mengimani bahwa Allah itu benar-benar ada?
Muslim : Apakah Anda pernah melihat akalmu?
Atheis : Tidak pernah.
Muslim : Apakah Anda pernah mencium baunya atau menyentuhnya?
Atheis : Tidak pernah.
Muslim : Lalu bagaimana Anda dapat mengaku bahwa Anda adalah seorang yang meiliki akal?
Diarsipkan di bawah: Tsaqafah
Mereka Juga Manusia
Pernah denger ga’? Seorang kyai ato ulama yang kharismatik disanjung oleh pengikutnya hingga setinggi langit? (Emangnya langit bisa dijangkau dengan ukuran?)
Tapi, memang benar sich, banyak orang yang menganggap ‘lebih’ seorang tokoh, baik itu yang dianggap ulama(orang shalih), tokoh nasional, ato yang lain hingga kelewat batas.
Dalam istilah syar’inya nich, mengagungkan orang yang shalih, ato yang lainnya secara berlebihan disebut dengan al ghuluw. Ghuluw ini memiliki hukum yang tak bisa diremehkan. Karena jelas-jelas itu suatu keha-raman yang bisa menyebab-kan kekufuran, kesyirikan ato pun mengeluarkan empunya dari agama agama ini. Ih….ngeri kalo begitu!
next
Diarsipkan di bawah: Akhlak & Nasehat
HATI-HATI TERHADAP WANITA
Wanita adalah salah satu daya tarik dunia di samping harta dan kedudukan, fitnahnya besar, senjatanya adalah daya tarik dirinya, kelembutan, kelemahan dan tangisannya, korban fitnahnya banyak, dari kalangan umum, bahkan dari kalangan yang tidak disangka akan menjadi korban, ternyata menjadi korban. Rasulullah saw telah bersabda benar ketika beliau meminta kaum muslimin berhati-hati terhadap kaum hawa ini, “Berhati-hatilah kamu terhadap dunia dan berhati-hatilah terhadap wanita.” (HR. Muslim).
Dalam Kitab al-Adzkiya` diceritakan bahwa sebagian saudagar keliling bercerita, kami para saudagar dari berbagai negeri sedang berkumpul berbincang-bincang di masjid Amru bin al-Ash Mesir. Suatu hari manakala kami sedang duduk berbincang, kami melihat seorang wanita di dekat kami, dia bersandar di salah satu tiang masjid. Salah seorang saudagar dari Baghdad mendekat dan bertanya kepadanya, “Ada apa denganmu?” next