Al-Firqah An-Najiyah


Cinta Tak Harus Memiliki
Juli 7, 2008, 10:38 am
Diarsipkan di bawah: Tsaqafah

Cinta Tak Harus Memiliki

Image

Kesalahmengertian banyak pihak terhadap makna cinta yang sesungguhnya, atau kesalahpamahan banyak orang dalam memaknai cinta, akhirnya menjadi sasaran empuk dunia bisnis entertainment. Cinta, yang selalu diidentikkan dengan geliat nafsu terhadap lawan jenis, akhirnya membentuk habitat bisnis nafsu. Bila cinta identik dengan nafsu, akan amat banyak makanan tidak sehat yang bisa disajikan. Ironisnya, kalau dijajakan secara apik dan menarik, dagangan maksiat itu dijamin laris manis,
Karena cinta adalah milik ambisi dan pasangan nafsu, maka cinta jenis itu mendorong para pemuja cinta untuk mengejar yang dicintai. Segala yang ia cintai, harus menjadi miliknya.

baca lanjut



Pilih Dunia Atau Akhirat?
Juli 7, 2008, 10:38 am
Diarsipkan di bawah: Serpihan Mutiara

Pilih Dunia Atau Akhirat?

“Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia

dan diantara kamu ada orang yang menghendaki akhirat.”

(Surat Ali ‘Imraan / Keluarga Imran Ayat 152)

“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya,

niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.

Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.”

(Surat Huud / Nabi Hud -Alahis Salam Ayat 15-16).

baca lanjut



WASPADAI IKLAN SANG DUKUN!
Juli 7, 2008, 10:30 am
Diarsipkan di bawah: Aqidah, Fatwa

WASPADAI IKLAN SANG DUKUN!

Image
Seorang lelaki paruh baya berpenampilan lusuh dengan rambut terurai tak rapi, muncul dan berkata, “Anda ingin tahu keberuntungan Anda di masa depan?”

“Ketik Reg(spasi)Weton kirim ke 9999.”

Ilustrasi di atas adalah contoh iklan yang memanfaatkan teknologi HP yang beredar di TV akhir-akhir ini. Iklan-iklan yang mengedepankan mistis dan ghaib, bermaterikan kesyirikan, muncul bagai jamur di musim hujan. Ada yang bermodel tanggal lahir seperti disebut di atas, ada yang menggunakan primbon, ada ramalan bintang dan lain sebagainya. Pelakunya pun bermacam-macam; ada Ki Joko Bodo, Mbah Roso, ada juga Mama Lauren, dan masih banyak lagi. Dalam pandangan syariat Islam pelaku semua itu dinamakan dukun atau peramal.
Para dukun dan peramal ini dengan terang-terangan mendakwahkan dirinya mengetahui perkara gaib, dan menyeru manusia untuk berbondong-bondong melakukan kesyirikan. Sebagian orang mungkin sudah bisa menebak, bahwa itu adalah sebuah bentuk perdukunan yang dikemas rapi. Namun, ada sebagian orang yang tidak mengerti dan terjerumus ke dalam lembah kesyirikan ini. Na’udzubillah min dzalik. Nah, sebenarnya bagaimana hakikat perdukunan dan bagaimana hukum mendatangi dukun (dengan kita mengirimkan sms kepada mereka sama saja dengan mendatanginya)?

baca lanjut