Diarsipkan di bawah: Biografi
Syaikh Bin Baz
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abdullah bin Baaz rahimahullah dilahirkan di kota Riyadh pada tanggal 12 Dzul Hijjah tahun 1330 H, dari keluarga yang sebagian besar kaum lelakinya bergelut dalam dunia keilmuan.
Pada mulanya beliau bisa melihat, kemudian pada tahun 1336 H, kedua matanya menderita sakit, dan mulai melemah hingga akhirnya pada bulan Muharram tahun 1350 kedua matanya mulai buta.
baca lanjut
Diarsipkan di bawah: Fatwa
Perbedaan Antara Kaum Muslimin dan Pengikut Ahmadiyyah
Tanya :
Apakah perbedaan antara kaum muslimin dan para pengikut ahmadiyyah ?
Jawab :
Perbedaan antara keduanya bahwa kaum muslimin adalah mereka yang hanya menyembah Allah Ta’ala dan mengikuti RasulNya Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan beriman bahwa dia shallallahu ‘alaihi wasallam adalah penutup nabi-nabi yang tidak ada nabi setelahnya, adapun pengikut ahmadiyyah ,pengikut Mirza Ghulam Ahmad adalah kafir bukan termasuk golongan muslimin karena mereka mengira bahwa Mirza ghulam Ahmad adalah seorang nabi setelah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, dan barang siapa berkeyakinan dengan keyakinan ini * maka dia adalah kafir menurut kesepakatan seluruh ulama kaum muslimin, baca lanjut
Kata Terurai jadi Laku…
Kulitnya hitam. Wajahnya jelek. Usianya tua. Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu, hampir saja ia percaya kalau ia berada di rumah hantu. Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekatnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya.
Mencari Ahlus Sunnah Sejati
Islam adalah agama dengan pemeluk terbanyak di negeri ini. Bahkan dikatakan, Indonesia adalah negeri dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Jika ditanya paham apa yang dipegang oleh penduduk negeri ini, sebagian besar orang Indonesia akan menjawab mantap, “Ahlus Sunnah wal Jama’ah.”
baca lanjut
Diarsipkan di bawah: Manhaj
Waspadai Makar Misionaris Dalam Menyesatkan Ummat
Para pembaca yang budiman, tentunya tidak diragukan lagi bahwa begitu banyak nikmat yang telah Alloh berikan kepada kita. Tatkala kita dilahirkan di dunia dengan tidak membawa apa-apa dan dalam keadaan lemah, Alloh memberikan kepada orang tua kita rasa kasih sayang sehingga merekapun tergerak hatinya untuk merawat kita sebaik-baiknya. Sungguh tidak bisa dibayangkan apabila Alloh mencabut rasa kasih sayang ini dari hati para orang tua. Ini diantara contoh kecil nikmat yang telah Alloh berikan kepada kita berupa perawatan sang ibu bapak sehingga kita dapat bertahan hidup dan tumbuh dewasa sampai seperti sekarang. Oleh karena itu Alloh berfirman yang artinya, “Bersyukurlah kepadaKu dan kepada ibu bapakmu…” (QS. Luqman: 16)
baca lanjut
Diarsipkan di bawah: Akhlak & Nasehat
MEMUJI DIRINYA SENDIRI
